Jumat, 28 November 2014

TRANSLATION 1



DEFINITION OF TRANSLATION


Definition 1 (Nida, 1969: 12)
“Translation consists of reproducing in the receptor language the closest natural equivalence of the source language message, first in terms of meaning and secondly in terms of style.”
            “Terjemahan adalah menghasilkan padanan natural yang paling dekat dari pesan bahasa sumber ke dalam bahasa penerima, pertama dari segi makna dan kedua dari segi gaya.”

Definition 2 (Catford, 1978: 20)
“Translation is the replacement of textual material in one language (SL) by equivalent textual material in another language (TL).”
“Terjemahan adalah penggantian materi tekstual dalam suatu bahasa (bahasa sumber) dengan padanan materi tekstual dalalm bahasa lain (bahasa sasaran).” 

Definition 3 (Larson, 1984: 3)
“Translation is transferring the meaning of the source language into the receptor language. This is done by going from the form of the first language to the form of a second language by way of semantic structure. It is meaning which is being transferred and must be held constant.”
Terjemehan adalah proses pengalihan makna dari bahas sumber ke dalam bahasa penerima. Hal ini dilakukan dengan merubah struktur semantic dari bentuk bahasa pertama ke dalam bentuk bahasa ke dua.

Definition 4 (Newmark, 1988: 5)
“Translation is rendering the meaning of a text into another language in the way that the author intended the text.”
Terjemahan adalah proses pengubahan makna dari sebuah teks ke dalam bahasa lain dengan cara yang dimaksudkan penulis dari teks.

Definition 5 (Hawkes in Basnett-McGuire ,1991:13)
“Translation involves the transfer of ‘meaning’ contained in one set of language signs into another set of language through competent use of the dictionary and grammar, the process involves a whole set of extralinguistic criteria also.”
Terjemahan melibatkan pengalihan makna yang terkandung dalam  serangkaian simbol-simbol bahasa kedalam bahasa lain dengan kemampuan menggunakan kamus dan tata bahasa, proses tersebut  juga melibatkan seluruh rangkain criteria ekstralinguistik.

Definition 6 (Sperber and Wilson in Bell (1991:6))
“Translation is the replacement of a representation of a text in one language by a representation of an equivalent text in a second language.
Terjemahan adalah penggantian dari representasi sebuah bahasa dengan representasi dari padanan teks dalam bahasa ke dua.

 Definition 7 (Toury in James, 2000)
“Translation is a kind of activity which inevitably involves at least two languages and two cultural traditions.”
Terjemahan merupakan salah satu jenis kegiatan yang pastimelibatkan paling tidak dua bahasa dan dua tradisi kebudayaan.

Definition 8 (Steiner in Choliludin, 2006: 5)
“Translation can be seen as (co) generation of texts under specific constraints that is relative stability of some situational factors and, therefore, register, and classically, change of language and (context of) culture.”
Terjemahan dapat dilihat sebagai turunan dari teks dibawah aturan tertentu yang relative stabil dari beberapa faktor situasional, dan oleh karena itu secara klasik merubah bahasa dan budaya.



           
“Translation can be seen as (co) generation of texts under specific constraints that is relative stability of some situational factors and, therefore, register, and classically, change of language and (context of) culture.”

Tidak ada komentar:

Posting Komentar